Saturday, 1 February 2014

Franchise Angkringan – Peluang Usaha Bisnis Modal Kecil

Peluang Usaha Makanan

Mempunyai sebuah bisnis atau usaha yang bisa memberikan income tambahan adalah impian semua orang, tidak bisa dipungkiri lagi. Banyak cara yang dilakukan untuk memiliki sebuah usaha, ada yang merintis dari NOL, jatuh bangun alias akrab dengan untung rugi, ada juga yang cari cara lebih aman yaitu dengan menunggu orang untuk memulai sebuah usaha, kemudian mengikuti atau menirunya.

Berbagai jenis usaha bisa diciptakan, mulai dari usaha jual jasa maupun jual produk, semuanya memiliki seni dagang tersendiri yang sangat unik sehingga akan susah diperbandingkan lebih baik yang mana, antara menjual jasa ataupun menjual produk, kembali lagi tinggal si pelaku usahanya apakah mahir dalam mengelola usahanya atau malah melempem sehingga usahanya tidak berkembang.
Bisnis jasa sudah sangat marak, bisnis ticketing, bisnis lembaga pendidikan, bisnis perawatan kecantikan, bisnis jasa otomotif, dan sebagainya sangat banyak ragamnya. Karena sifatnya jasa, maka akan lebih bervariasi dibandingkan dengan bisnis produk. Bisnis produk juga tidak kalah menariknya, produk otomotif, profuk komunikasi, produk property, produk makanan dan berbagai bisnis produk lainnya. Pada artikel ini akan coba kami bahas mengenai betapa menariknya mengolah peluang usaha makanan menjadi sebuah bisnis yang menghasilkan laba yang menggiurkan.
Peluang usaha makanan bisa mencakup banyak ragam, mulai dari makanan modern, makanan kedaerahan, makanan ringan dan jenis kategori makanan lainnya. Setiap jenis sajian kuliner makanan memiliki ratusan variasi baik mulai dari variasi memasak, variasi bahan baku, variasi menyajikan, variasi rasa dan sebagainya. Kuliner sangat kaya akan variasi, dan inilah salah satu hal pokok yang menjadi kunci dasyatnya mengelola peluang usaha makanan.
Berbagai restoran kuniner luar negri baik dari amerika, eropa maupun negara-negara timur tengah sudah banyak bertebaran di kota-kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, Denpasar, dll. Beriringan dengan semakin banyaknya warga negara asing yang menetap ataupun hanya sekedar berkunjung di Indonesia, maka kulinernya pun mengikuti keberadaan para warga negara asing ini.
Apakah dengan derasnya arus magnet kuliner luar negri ini akan melumat daya tarik kuliner daerah ? menurut kami adalah TIDAK. Kuliner asli Indonesia sangat kaya akan ragam dan citarasanya, walaupun mulai dikep[ung oleh sajian kuliner luar negeri, namun variasi kuliner Indonesia tetap jaya di negeri sendiri. Sebagai bukti sederhana saja, kuliner dari wilayah jawa yang dikenal dengan warung tegal ( warteg ) sudah sangat menjamur baik di wilayah jawa maupun luar jawa, sangat mudah menemukan yang namanya warteg di kota-kota besar. bagaimana dengan sajian dari ranah Padang dan Palembang tentu saja yang namanya nasi padang dan pempek sudah sangat tersebar di seluruh penjuru kota besar, Anda tidak percaya… tenang, silahkan kalau siang maupun sore, silahkan kelilingi kota Anda, pasti anda akan menjumpai rumah makan padang atau akrabnya disebut nasi padang, dan kuliner pempek asli palembang. Dari wilayah Yogyakarta kini ada 1 primadona bisnis makanan, yaitu angkringan nasi kucing
Bisnis makanan menjadi daya tarik sendiri di mata para wirausahawan maupun calon pebisnis pemula seperti poegawai kantoran, calon pensiunan, ibu rumah tangga. Bisnis makanan mudah mengelolanya, modalnya juga terjangkau, profitnya lumayan dan yang jelas, antara penjual dan pembelinya lebih banyak pembelinya. Dengan jurus ” enak, bersih dan nyaman ” maka para penjual makanan akan cepat memiliki banyak pelanggan yang tentu saja akan melambungkan omzet bisnis makanannya. Peluang usaha makanan bisa menjadi solusi termudah bagi mereka yang ingin menjajal dunia bisnis. Nah.. apakah Anda akan menjadi orang yang cerdik dalam mengolah peluang usaha makanan ?

PERENCANAAN USAHA KEDAI KOPI


Belakangan ini, tampat-tempat nyaman yang asik untuk menghabiskan waktu banyak menjadi incaran para remaja ataupun orang dewasa. Selain tempat, hal lain yang menentukan ketertarikan seseorang adalah keberadaan wifi.  Seseorang akan betah untuk berlama-lama di suatu tempat yang nyaman, tenang dan memiliki sajian yang enak serta memungkinkan mereka untuk berlama-lama mengakeses internet dalam waktu yang lama. Untuk memulai sebuah usaha diperlukan adanya perencanaan yang matang, berikut adalah perencanaan yang saya buat beserta estimasi biaya yang dibutuhkan:

● Modal dan Hasil

Untuk awal usaha ini, saya akan memilih ruko yang disewakan di sekitar Jakarta. Selanjutnya dibutuhkan desain interior dalam ruko yang dibuat senyaman mungkin bagi pengunjung, untuk meminimalisir pengeluaran maka untuk pembuatan desain interior saya cukup merencanakan sendiri dan meminta bantuan teman yang cukup paham tentang desain. Kemudian peralatan lainnya yang dibutuhkan adalah peralatan, seperti meja dan kursi, alat-alat penyedia wifi, mesin pembuat kopi, cangkir, termasuk bahan-bahan pembuat menu dan lain sebagainya. Tahap terakhir adalah penyediaan wifi melalui provider, dan rak buku yang berisi beberapa buku yang memungkinkan pengunjung untuk dapat membaca di dalam ruangan. Keberadaan rak buku ini akan menjadi tolak ukur apakah dimungkinkan untuk membuat toko buku didalam kedai kopi ini atau tidak, hal ini akan disesuaikan dengan minat baca dari para pengunjung yang datang. Maka berikut ini adalah estimasi biaya yang mungkin dikeluarkan untuk usaha kedai kopi ini :

Modal

- Sewa Ruko 2 lantai                   :   ≥ Rp. 300.000.000 / tahun
- Desain Interior                          :   ≥ Rp.    5.000.000
- Peralatan                                  :   ≥ Rp.  80.000.000
- Wifi                                            :   ≥ Rp.    2.500.000 / bulan
                                                       ______________________ +
*Total Modal Awal                        :  ≥ Rp. 387.500.000
*bisa saja melenceng jauh karena biaya ini hanya berdasarkan estimasi
dan disesuaikan dengan harga saat ini.

Hasil

Jika setiap pengunjung yang datang mengeluarkan uang paling sedikit  Rp. 20.000 setiap datang ke kedai kopi ini dan minimal pengunjung yang datang setiap harinya adalah sebanyak 50 orang, maka perhitungan estimasi hasil yang didapatkan adalah sebagai berikut:
(1). 50 * 20.000  = Rp.1000.000, dengan demikian minimal hasil yang didapatkan selama 30 hari atau setiap bulannnya adalah (2). 30 * 1000.000 = Rp. 300.000.000, dan hasil per tahunnya adalah (3). 12 * 300.000.000 = Rp. 3.600.000.000 / tahun, belum termasuk perhitungan pengeluaran untuk biaya wifi kepada povider serta biaya bahan dan administrasi lainnya.


● Lokasi

Untuk lokasi penyewaan ruko, saya memilih ruko yang berada di tempat yang strategis dan cukup ramai. Selain itu, diusahakan lokasi ruko ini berada diantara ruko-ruko lain yang juga memiliki pengunjung yang cukup ramai dengan usaha yang berbeda. Dengan demikian, kemungkinan ramainya pengunjung serta banyaknya pengunjung yang melihat keberadaan ruko ini lebih banyak.


● Perekrutan Tenaga Kerja

Perekrutan tenaga kerja untuk kedai kopi ini akan saya batasi sebanyak 8 orang untuk awal dimulainya usaha, pembagiannya antara lain 3 orang mengurus dapur, 3 orang melayani tamu dan mengangkat peralatan-peralatan kotor di meja tamu, 1 orang membersihkan kedai, dan 1 orang sebagai kasir. Tahap-tahap perekrutan antara lain dengan melihat ijazah terakhir karena seseorang dengan nilai yang baik memiliki kemungkinan untuk bekerja lebih rajin dan lebih ulet, setelah itu mewawancarai tentang seberapa penting pekerjaan ini untuk dirinya, dan seberapa dia ingin untuk mendapatkan pekerjaan ini, sehingga semakin penting pekerjaan ini untuknya maka semakin sulit juga dirinya untuk meninggalkan pekerjaan ini.
Karena demi keberlangsungan usaha ini keberadaan tenaga kerja sangatlah penting dan dibutuhkan, tidak mungkin pemilik dapat mengurus semua seorang diri, setidaknya pemilik hanya mengawasi dan mengurusi pengeluaran serta pemasukkan dari kedai kopi ini.


● Tanggung Jawab Sosial

Karena pemilihan penyewaan ruko ini tidak berada diantara tempat tinggal masyarakat maka tidak ada tanggung jawab sosial yang diberikan secara langsung. Namun tanggung jawab sosial yang dapat diberikan diantaranya dengan menyediakan menu-menu makanan ataupun minuman yang terjamin kehalalannya, tidak menjual atau menyediakan menu yang dilarang oleh perundang-undangan ataupun oleh agama, tidak menyediakan tempat sebagai tempat untuk berbuat hal-hal yang melanggar norma-norma yang berlaku, membuang limbah hasil dapur ke tempat yang disediakan dan tidak membuat kegaduhan yang menganggu pemilik serta pengunjung di ruko lainnya.