Wednesday, 29 January 2014

belajar usaha ES BUAH

USAHA ES BUAH

sumber: sentra kukm.com

PROSPEK USAHA

Es buah merupakan minuman yang terbuat dari potongan buah-buahan, rumput laut, agar-agar dan kolang-kaling yang ditambahkan es serut, sirup, air gula, dan susu kental manis. Minuman ini cocok dinikmati pada siang hari saat cuaca panas.
a. Produk
Buah-buahan yang sering digunakan untuk membuat es buah adalah mangga, strawberri, alpukat, blewah, nangka, melon dan buah kelapa muda. Bahan pelengkapnya adalah agar-agar, rumput laut, dan kolang-kaling. Gunakan buah-buahan dan bahan pelengkap yang berkualitas dan masih segar. Semakin berkualitas dan segar bahan yang digunakan, semakin lezat es buah yang dihasilkan.
Bahan-bahan es buah banyak tersedia di pasar tradisional ataupun di supermarket. Buah-buahan juga bisa didapat dari pemasok buah. Selain harganya lebih murah, kualitas dan kontinuitasnya lebih terjaga.
b. Lokasi
Beberapa pilihan lokasi untuk berjualan es buah adalah di dekat pusat perbelanjaan, di pinggir jalan raya yang ramai, dekat perumahan, perkantoran, sekolah atau kampus. Pastikan tempat berjualan berada di lokasi yang mudah terlihat dan sering dilewati banyak orang.
Usaha es buah dapat dijalankan sendiri. Namun, jika jumlah pelanggan meningkat pemilik dapat mempekerjakan 1-2 orang


TIPS KEBERHASILAN USAHA

1. Buat catatan keuangan (cash flow)
Catatan keuangan dapat digunakan untuk mengetahui jumlah modal, biaya operasional sehari-hari yang dikeluarkan, dan keuntungan yang diperoleh. Selain itu juga, catatan keuangan juga bisa Untuk pengajuan peminjaman ke bank, sebuah catatan keuangan juga bisa menentukan diterima atau tidaknya pengajuan tersebut. Catatan tersebut dapat dijadikan jaminan bahwa pedagang telah benar-benar membuka dan menjalankan usahanya.

2. Tepat menentukan harga jual
Pastika harga jual bersaing dengan penjual es buah yang lainnya. Hampir semua usaha ini memiliki banyak pesaing. Harga merupakan salah satu faktor penting untuk memenangkan persaingan di tengah banyaknya produk sejenis di pasaran.

3. Kelola karyawan dengan benar
Sesuai jumlah karyawan dengan kabutuhan usaha, karyawan terlalu banyak menjadikan tidak efisien. Tambah jumlah karyawan ketika usaha sudah berkembang agar konsumen terlayani dengan baik.
Buat aturan yang jelas mengenai hubungan antara pemilik dan karyawan. Hak dan kewajiban harus jelas dan diketahui oleh karyawan sejak awal bekerja.
Upah karyawan sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan usaha. Kenaikan upah dan pemberian bonus sesuai dengan peningkatan omzet tentunya akan meningkatkan kinerja keryawan.

4. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha
Keuntungan yang didapat harus disisihkan, antara lain untuk persiapan mengganti perlengkapan usaha yang rusak atau menurun fungsinya dan untuk pengembangan usaha. Salah satu kriteria keberhasilan usaha adalah semakin berkembangnya usaha.

5. Miliki rasa yang khas/unik
Biasanya tempat usaha dikenal karena menu atau rasa yang khas lain daripada yang lain, terutama yang menyajikan berbagai menu. Misalnya usaha aneka es buah. Es telernya bisa dijadikan menu andalan. Tidak sedikit nama usaha yang berasal dari nama menu andalan.

6. Berikan pelayanan yang professional
Meskipun hanya usaha kecil, pelayanan tetap harus propesional. Tidak membiarkan pembeli menunggu terlalu lama, mendahulukan pembeli yang datang lebih dulu, dan selalu ramah terhadap pembeli merupakan beberapa contoh pelayanan yang profesional dan memuaskan konsumen. Pastikan karyawan yang Anda rekrut sudah diberi pelatihan sebelum memulai membantu usaha. Tidak hanya pengetahuan secara teknis, tetapi juga cara-cara melayani pembeli secara benar dan tulus.

7. Buka cabang
Selain merupakan salah satu kriteria perkembangan usaha, membuka cabang memberikan beberapa keuntungan. Antara lain produk yang dijual dan merek usaha lebih dikenal masyarakat. Membuka cabang tersebut tidak harus menggunakan modal sendiri. Sistem bagi hasil menggunakan modal tambahan dari orang lain atau sistem waralaba merupakan cara mempercepat pertumbuhan usaha.

8. Jaga kebersihan dan kerapihan
Menjaga kebersihan menjadi faktor yang sangat penting bagi usaha. Kebersihan yang dimaksud meliputi kebersihan tempat, perlengkapan, dan minuman. Tidak hanya itu, kebersihan dan kerapihan pelayanan atau penjual perlu diperhatikan.

9. Kerja keras, cerdas, dan kreatif
Tidak ada cara lain untuk mewujudkan mimpi memiliki usaha selain memulainya dan bekerja keras serta cerdas untuk membuatnya lebih berkembang.
Kreativitas harus terus digali untuk menciptakan hal-hal baru pada usaha yang dijalankan. Seluruh aspek usaha mulai dari produk, pelayanan, harga, hingga teknik pengelolaan karyawan terus digali hingga didapatkan yang terbaik.

FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
1.Buah-buahan tidak bertahan lama
Sebagian besar buah-buahan hanya tahan beberapa hari sebelum akhirnya busuk. Kondisi ini menjadi risiko usaha es buah. Seringkali buah terlanjur busuk sebelum habis terjual. Karena itu, pedagang es buah harus memperkirakan jumlah buah yang dibeli dan tingkat kematangannya.

2. Musim hujan
Faktor musim juga memengaruhi ketersediaan beberapa jenis buah, disamping itu pada musim hujan usaha ini mungkin akan kekurangan konsumen sehingga menjadi kurang laku.

TEKNIS MELAKUKAN USAHA

a. Perlengkapan Usaha
1. Masa pakai etalase 4 tahun.
2. Masa pakai meja dan kursi, serutan es, dan ice box 3 tahun. 4. Masa pakai Perlengkapan lain-lain (toples, pisau, mangkuk, gelas, dan sendok) 2 tahun.
b. Promosi
Promosi usaha es buah antara lain dengan menata dan menyusun buah¬buahan memenuhi etalase sehingga menarik orang yang melintas di sekitar tempat usaha untuk membeli. Toples berisi agar-agar, rumput laut, dan kolang-kaling juga ditata rapi dan diletakkan di bagian etalase yang mudah terlihat.
Buat spanduk berwarna cerah bertuliskan nama usaha dan jenis-jenis minuman yang disajikan. Lengkapi spanduk dengan foto es buah untuk menarik perhatian.
c. Penetapan Harga
Harga satu porsi es buah bervariasi, tergantung dari jenis buah yang digunakan dan banyaknya. Semakin mahal dan banyak buah yang digunakan harganya semakin tinggi. Harga jual satu porsi es buah Rp4.000—Rp8.000.
d. Perlengkapan Usaha dan Karyawan
Perlengkapan usaha untuk berjualan es buah tidak terlalu banyak. Antara lain gerobak atau etalase berukuran sedang atau besar untuk menyimpan sekaligus men-display buah, meja, dan kursi. Perlengkapan lain yang dibutuhkan adalah toples, pisau, serutan es, icebox, mangkuk, sendok, dan gelas beling atau plastik.

ASPEK LEGALITAS
Dalam memulai usaha, sebelum melakukan pengembangan usaha yang lebih besar, maka diharapkan pengusaha memilih aspek legal sebagai perusahaan perseorangan. Untuk itu legalitas usaha es buah relatif mudah, sebab untuk tahap awal tidak membutuhkan aspek legal yang lengkap. Namun setidaknya memperoleh ijin dari tetangga terdekat dan Kepala Rukun tetangga


ANALISA USAHA
a. Biaya Investasi

- Etalase
Rp 2.000.000
- Meja dan kursi
Rp    300.000
- Serutan es
Rp    100.000
Ice box
Rp    120.000
- Perlengkapan lain-lain
Rp    250.000
Total investasi
Rp 2.770.000
b. Biaya Operasional per Bulan

1. Biaya Tetap

   - Penyusutan etalase 1/48 x Rp2.000.000     
Rp     41.700
   - Penyusutan meja dan kursi 1/36 x Rp300.000          
Rp       8.300
   - Penyusutan serutan es 1/36 x Rp100.000               
Rp       2.800
   - Penyusutan ice box 1/36 x Rpl 20.000                   
Rp       3.300
   - Penyusutan perlengkapan lain-lain

     1/24 x Rp250.000                                               
Rp     10.400
   - Gaji karyawan 2 orang @ Rp.600.000                       
Rp 1.200.000
   Total biaya tetap                                                   
Rp 1.266.500
2. Biaya Variabel

   - Avokad 5 kg x Rp8.000/kg x 30 hari                      
Rp   1.200.000
   - Nangka 1 kg x Rp10.000/kg x 30 hari                    
Rp      300.000
   - Stroberi 8 pak x Rp6.000/pak x 30 hari                  
Rp   1.440.000
   - Rumput laut 2 kg x Rp6.000/kg x 30 hari                
Rp      360.000
   - Blewah 10 kg x Rp2.500/kg x 30 hari                     
Rp      750.000
   - Mangga arum manis.6 kg x Rp12.000/kg x 30 hari
Rp   2.160.000
   - Kelapa muda 8 butir x Rp3.000/butir x 30 hari         
Rp      720.000
   - Melon 8 kg x Rp4.000/kg x 30 hari                        
Rp      960.000
   - Kolang-kaling 1 kg x Rp6.000/kg x 30 hari   
Rp      180.000
   - Agar-agar 8 sachet x Rp2.000/sachet x 30 hari      
Rp      480.000
   - Susu kental manis

      3 kaleng x Rp6.000/kaleng x 30 hari                     
Rp      540.000
   - Gula pasir 3 kg x Rp6.000/kg x 30 hari                   
Rp      540.000
   - Gelas plastik per pak

     (50 buah) x Rp12.500/pak x 30 hari
Rp      375.000
   Total biaya variabel
Rp 10.005.000
Total biaya operasional
Rp 11.271.500
c. Penerimaan

   Penjualan es buah

   (100 mangkuk x Rp5.000/mangkuk x 30 hari)                
Rp 15.000.000


d. Keuntungan per Bulan

   Keuntungan = Total penerimaan-total biaya operasional

                          Rp. l 5.000.000—Rp. 11.271.500
Rp. 3.728.500
e. Revenue Cost Ratio (R/C)

   R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
   Rpl 5.000.000 : Rp11.271.500
1,33
f. Payback Period

   Payback period=(Total biaya investasi/keuntungan) x 1 bulan

   (Rp2.770.000 : Rp3.728.500) x 1 bulan
23 hari


Informasi lebih Lanjut klik www.hckindonesia.com atau www.hipnotiscepatkilat.com 

cara ternak bebek peking

Itik peking memang belum begitu populer di telinga kita, namun perkembangannya sebagai salah satu pilihan usaha di bidang peternakan ternyata cukup menjajikan dengan potensi ekonominya yaang cukup besar .
Itik Peking  sendiri sebenarnya berasal dari Tiongkok,     disana itik peking sudah biasa diolah sebagai masakan tradisional. Sebenarnya ada 3 jenis itik, namun yang kita kenal hanya itik petelur dan itik hias. Jadi masih ada satu jenis itik lagi, yakni itik pedaging dan itik peking masuk dalam kategori ini. Itik Peking memang dipelihara untuk diambil dagingnya, hal inilah yang membuat kami memilih untuk beternak Itik Peking. Dibandingkan itik biasa, itik peking memiliki beberapa kelebihan, diantaranya :
·         Laju pertumbuhannya lebih cepat. Untuk mencapai berat 3 kg, itik peking cukup membutuhkan waktu pemeliharaan kisaran 45 hari. Ini jauh berbeda dengan itik biasa atau lokal yang membutuhkan waktu pemeliharaan 2 – 3 bulan hanya untuk mencapai berat kisaran 2 kg. Tentu saja hal demikian memberikan potensi keuntungan yang besar dari cepatnya masa panen dan lebih rendahnya biaya pakan. Hal ini sudah dibuktikan oleh peternak itik di kroya Kab. Cirebon dimana itik peking umur 53 hari bisa mencapai berat badan  sekitar 3.25 kg. Seperti yang telah dimuat dalam harian kompas terbitan juni 2007. Dalam pemeliharaan 3 bulan bisa mencapai bobot 4 – 4.5 kg.
·         Itik peking lebih tahan penyakit dibanding itik lokal.
·         Sifat Itik peking tidak kanibal, dll.
Dengan melihat kondisi tersebut kami mencoba membuat pedoman dan analisa usaha budidaya itik peking dalam rangka akselerasi pembangunan  peternakan unggas air untuk pemenuhan kebutuhan akan daging dalam waktu yang relatif cepat, mudah dan dapat dikembangkan.
Selama ini pemenuhan daging itik hanya berasal dari itik petelur yang sudah habis masa produksinya alias sudah di afkir. Hal ini tidak sejalan dengaan marak dan berkembangnya bisnis kuliner dan resto dan yang semisalnya yang menyajikan menu masakan daging bebek. Menu olahan daging bebek menjadi daya tarik tersendiri di berbabagai daerah bisa menjadi sandaran bagi peternak itik pedaging. Tak ayal jumlah permintaan daging itik naik sedangkan ketersediaan barang sedikit sehingga peluang pasar itik pedaging pun kian menjajikan dan semakin terbuka lebar.
Selama ini itik yang dipelihara dan diternakkan adalah untuk diambil telurnya, sehingga untuk mendapatkan daging itik  harus menunggu bebek yang tidak produktif menghasilkan telur lagi. Itik – itik inilah  yang kemudian dipotong  untuk memenuhi pemintaan daging itik. Itulah sebabnya kita sering menemukan daging itik yang keras dan alot ketika dimakan, tentu saja karena daging itik tersebut berasal dari itik afkiran yang sudah tua. Kesulitan dalam mencari daging itik inilah yang kemudian kami mencoba untuk memecahkan solusinya, hal inilah yag membuat kami untuk memilih untuk beternak itik peking. Daging itik peking muda mempunyai tekstur lebih lembut, lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi lantaran mulai dipotong rata rata umur 40 hari.
Berikut kami sajikan beberapa alasan yang akan dapat menghilangkan keraguan anda untuk memulai usaha penggemukan itik.
Mengapa mesti Itik ?.
Kita semua tahu dan mufakat  bahwa satu porsi nasi bebek harganya lebih mahal 1 – 2 kali lipat jika dibandingkan dengan harga satu porsi nasi ayam. Mengapa? Karena daging itik mempunyai cita rasa khas tersendiri apalagi daging itik muda.
Mengapa itik jantan ?
Harga DOD itik jantan lebih murah dari pada yang betina. Disamping itu secara teori dan praktek pun menyimpulkan  bahwa laju pertumbuhan itik jantan lebih cepat daripada itik betina.
Mengapa 40 hari (6 minggu ) ?
Sebesar 30 % biaya produksi masuk  untuk biaya pakan. Kebutuhan pakan meningkat seiring  dengan bertambahnya umur itik. Selain itu itik jantan  relatif lebih banyak mengkonsumsi pakan daripada itik betina. Semakin cepat waktu pemeliharaan harapannya adalah semakin sedikit biaya yang kita keluarkan untuk pakannya. Kedua adalah dengan memperhitungkan harga jual bebek umur 40 hari yang lumayan tinggi. Dan ketiga karena pada rentan umur tersebut adalah laju pertumbuhan yang optimal.
Harga jual dan peluang pasar.
Kalau kita cermati harga itik afkir  sekarang ( Desember 2012 ) sekira Rp. 25.000,- s/d Rp. 30.000,-/ekor  dengan berat sekitar 1,5 s/d 1,8 kg. Sedangkan hara itik peking pedaging pemeliharran dalam waktu 40 hari berat bisa mencapai 2 s/d 3 kg dengan harga jual Rp.22.000,- per kg. Sehingga bisa diharapan harga per ekor bisa mencapai Rp.44.000 s/d Rp.66.000,-
Langkah selanjutnya kita membahas pada usaha menagement pemeliharan antara lain masalah bibit, pakan, kandang dan penyakit,  berikut akan kami uraikan sedikit tentang ke 4 hal tersebut.
A.    BIBIT
Umur itik antara 1 – 7 hari disebut dengan DOD ( Day Old Duck ). Banyak cara untuk mendapatkan DOD antara lain menetaskan sendiri, beli telur tetasnya, atau beli DOD langsung dari supplier atau produsen DOD. Kami disini tidak bicara masalah untung rugi tentang cara mendapatkan DOD. Tapi yang kita bicarakan dalam konteks ketersediaan bibit. Kalau lokasi anda dekat dengan penyedia DOD mintalah DOD yang sudah berumur 3 – 4 hari. Pada umur tersebut bisa diketahui DOD yang kerdil atau tali pusatnya bermasalah dan tingkat kematian rendah. Harga DOD itik peking (Desember 2012 ) Rp.8000/ekor.
B.     PAKAN
Pakan DOD umur 1 – 3 minggu ( 20 hari ) sebaiknya menggunakan pakan pabrikan (concentrate). Yang sering digunakan oleh pakan ayam pedaging. Multi vitamin dan antibiotik dan prebiotik (vitachick, trimechin dan SOC dari HCS ) harus tersedia. Frekuensi pemberian pakan kalau bisa diusahakan lebih banyak dan teratur. Keuntungan yang akan didapat adalah pertumbuhan yang cepat dan seragam, dan kondisi makan harus fresh dan terkontrol.
Setelah umur 3 minggu (21 hari) pakan bisa diganti dengan komposisi 1 bagian konsentrat dan 2 bagian pakan buatan sendiri (dalam hal ini kami membuat dengan sistem fermentasi Tehnologi Mikroba Metriks yaitu SOC dari PT HCS). Kadar protein yang dibutuhkan antara 16 – 22 % dengan Energi Metabolisme  sekitar 2900 – 3000 kkal/kg. 
 
C.     KANDANG.
Model kandang untuk penggemukan itik peking jantan cukup sederhana yaitu kandang box dan postal.
·         Kandang box ukuran 1x2 m dengan kapasitas 100 ekor untuk pemeliharaan 3 minggu dengan lampu pemanas 40 watt 2 buah. Dasar box sebaiknya diberi alas jerami atau bahan lain yang  yang sejenisnya dan sering sering diganti.
·         Kandang postal untuk pemeliharaan usia 21 hari sampai panen.
D.    PENYAKIT.
Tidak selamanya usaha selalu mulus, sehingga kita mesti siap - siap dengan resiko dan menghadapi kendala yang siap menghadang. Kita harus selalu optimis akan berhasil. Dan selalu berdoa kepada Allah S.W.T karena semuanya itu atas KaruniahNya, semoga Allah mengabul doa kita aminamin...amin.
Beberapa kendala antara lain :
·         Kurangnya pengetahuan tentang beternak unggas .
·         Bencana alam yang tidak diduga
·         Keamanan kurang
·         DOD yang kita beli adalah palsu, bisa jadi betina atau kualitasnya kurang bagus sehingga laju pertumbuhannya kurang.
·         Tidak mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.
·         Limbah yang yang bau ( bisa diatasi dengan tehnologi dan pola pakan fermentasi dengan “probiotik SOC HCS” sehingga bau dapat diminalkan ).
·         Hasil panen yang melimpah sehingga harga jual turun.
·         Penyakit dan gangguan kesehatan pada  itik
Walaupun tidak berakibat fatal, penyakit/gangguan kesehatan harus tetap diwaspadai. Tanda – tanda itik sakit. tidak bersuara , tidak nafsu makan,  gerakannya lamban, antara lain :
Ø  Berak Kapur
Ditandai kotoran itik berwarna hijau  dengan bercak putih, gangguan kesehatan ini di duga karena bakteri Salmonella typhimurium. Pengobatan yang dianjurkan memberikan Nitrofuran, Sulfa atau anti biotik lainnya, salah satunya dengan mencampur pakan dengan Furasodidon 0,0011 %.
Ø  Itik lumpuh
Penyebab, makanan basi atau kadaluwarga, makan bangkai atau terlalu banyak berada di tanah becek. Mengatasinya telankan butiran es batu. Dianjurkan tidak memberikan pakan nabati yang berjamur. Seperti jagung dan bungkil yang sudah lama. Pakan kadaluwarsa ini mengandung Aspergillasis flavur yang dapat meracuni  sehingga menyebabkan kelumpuhan.
Ø  Tidak Nafsu Makan.
Campurkan di air minum 1 liter dengan prebotik SOC 2.5 ml gram atau trace elemen lainnya dan vitamin .
Ø  Gangguan Tenggorokan.
Adanya cacing yang menempel di tenggorokan , cara menanggulanginya dengan mencabut cacing yang menempel dengan pinset, setelah itu diberikan obat Tetrachlor.
E.     ANALISA USAHA
Analisa usaha yang kami berikan dengan meniadakan biaya sewa lahan, pembuatan kandang dan tenaga kerja. Mengapa? Anda tentu lebih mengerti jawabannya.
Berikut perhitungan usaha penggemukan itik peking jantan per 100 dalam 40 hari ( 6 Minggu ) :
·         Biaya :
Ø  DOD 100 ekor x Rp.8000                         = Rp.   800.000,-
Ø  Pakan 511                                                 = Rp.   838.200,-
Ø  Pakan buatan sendiri/fermentasi               = Rp.   574.000,-
Ø  Prebiotik SOC                                          = Rp.     55.000,-
Ø  Vitamin dan antiboitik                              = Rp.     15.000,-
Ø  Biaya tak terduga                                      = Rp.     50.000,-
    Total pengeluaran                         = Rp.2.332.000,-
·         Pendapatan :
Asumsi itik yang mati dalam masa 6 minggu adalah 10 % ,
sehingga yang tersisa 90 ekor dengan asumsi berat rata-rata 2 kg. 
Harga per kg Rp.22.000,-.
Harga per ekor    =                             2 x Rp.22.000  = Rp       44.000,-
                                                        90  x Rp.44.000  = Rp. 3.960.000,-
Keuntungan :
Total pendapatan  - Total biaya
                                    Rp.3.960.000 – Rp.2.332.000  = Rp.1.628.000,-
Mungkin keuntungan diatas jauh dari bayangan  kita, akan tetapi jangan berpaling dulu. Perhitungan diatas hanya untuk jumlah pemeliharaan 100 ekor, maka kami menyarankan untuk memulainya dengan 500 ekor, disamping menghemat waktu dan tenaga, juga untuk memudahkan penjualan ke lain daerah ( bali dan Jakarta), biasanya minimal pengiriman 500 ekor .
Analisa usaha penggemukan 500 itik peking dalam 6 minggu ( 42 hari ).
·         Biaya
a.       500 DOD x Rp.8.000,-                  = Rp.               4.000.000,-
b.      Pakan 511/BR 1                             = Rp.               4.191.000,-
c.       Pakan buatan sendiri                      = Rp.               2.870.000,
d.      Prebiotik SOC                                = Rp.                  275.000,
e.       Vitamin dan antibiotik                   = Rp.                    75.000,-
f.       Biaya tak terduga                           = Rp.                  250.000,-
              Total pengeluaran                  = Rp.              11.661.000,-
·         Pendapatan
Asumsi Itik yang mati 10% (50 ekor),
yang hidup 450 ekor, berat rata -rata 2 kg.
Harga per kg Rp. 22.000.
450 x 2 x Rp.22.000                             = Rp.            19.000.000,-





Keuntungan
Rp.19.000.000.-  -  Rp.11.661.000      = Rp.              7.339.000,-
Sekedar pembanding jika Anda usaha dengan jumlah 100 ekor dan 500 ekor.
Perhitungan analisa usaha penggemukan 100 itik peking pedaging dalam 6
minggu ( 42 hari ).
·         Biaya :
a.       100 DOD x Rp.8.000                    = Rp.    800.000,-
b.      Pakan 511/BR 1                             = Rp.    838.200,-
c.       Pakan buatan sendiri                      = Rp.    574.000,-
d.      Prebiotik SOC                                = Rp.      55.000,-
e.       Vitamin dan antibiotik                   = Rp.      15.000,-
f.       Biaya takterduga                            = Rp.      50.000,-
Total pengeluaran                        = Rp. 2.332.000,-
·         Pendapatan
Asumsi itik yang mati 10 %g
Yang hidup 90 ekor,
berat rata rata dihitung 2 kg/ekor.
Harga per kg Rp. 22.000,-
90 X 2 X Rp.22.000                            = Rp.3.940.000,-





Keuntungan
Rp.3.960.000  - Rp.2.332.000,-           = Rp.1.628.000,-
                                             
                                                                                    
PANDUAN PEMELIHARAAN ITIK PEKING PEDAGING
Pemeliharaan pada periode starter/anak itik/DOD merupakan tahap penting sebagai langkah awal dalam menghasilkan itik pedaging yang baik. Pemeliharaan pada tahap ini memiliki tujuan untuk menekan kematian pada fase awal kehidupan DOD dan meningkatkan bobot badan itik sesuai dengan yang diharapkan pada umur 6 minggu.
1.      DOD.
Persyaratan dalam memilih DOD itik jantan umur 1 –7 hari sebagai itik pedaging antara lain :
·         Bobot minimal 40 gram.
·         Bulu bersih dan kering.
·         Nafsu makan besar
·         Umur DOD 4 hari
·         Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh
·         Tidak cacat
·         Bebas dari penyakit unggas
Pada saat kedatangan DOD sampai di kandang, masukkan ke dalam box pemeliharaan dan diamkan selama 2 jam. Tapi sebelumnya panas buatan sebagai pengganti indukan harus dinyalakan Setelah itu berikan minum untuk per 100 DOD dengan 1 liter air dengan 1 0ns gula merah dan 10 ml gram /1 tutup botol SOC dan 1 kapsul curcuma/temulawak  ( dari HCS ) dan 1 kapsul herbal noni (dari HCS ). Mengapa kok menunggu 2 jam ? Untuk menetralkan kondisi tubuh dan mengenal suasana.
Pemberian minum tersebut berfungsi sebagai Prebiotik, anti stres dan mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga kehilangan berat badan dapat dicegah dan memulihkan kesehatan yang normal kembali . DOD yang terlambat penanganannya ketika datang dapat terlihat dari ketidakseragamnya pertumbuhan.
2.      Perkandangan.
·         Kandang stater (0 – 20 hari ).
Ukuran kandang stater  2 m x 1 m x 40 cm dengan ketinggihan dari tanah 50 cm. Dan diberi lampu pemanas 40 watt per kandang 2 dengan ketinggihan 45 cm dari alas kandang. Fungsi pemanas sebagai  induk buatan untuk menjaga suhu tubuh itik, karena pada masa ini bulu itik belum tumbuh dan sistem thermoregulatornya belum berfungsi.
Suhu kandang +- 370   C dan kelembaban kandang antara 60 – 65 %.
·         Kandang finisher ( 21 – 50 hari ).
Kandang finisher disiapkan untuk itik potong mulai berumur 21 hari sampai siap panen. Kandang disekat
Beberapa bagian,biasanya ukuran 4 x 4m dapat menampung 100 itik.
Lantai kandang tiap hari harus dibersihkan untuk membuang kotoran itik biar tidak ditumbuhi jamur/bakteri yang merugikan.
Tempat pakan dan minum harus dijaga kebersihannya.
Kandang harus selalu dijaga kebersihannya agar itik merasa nyaman, termasuk tempat pakan dan minum, sisa pakan dibuang dari dalam kandang agar itik tidak memakan pakan yang basi.
Selain itu kandang harus selalu dijaga agar tenang dan aman supaya itik tidak stres.
3.      Pakan
·         Cara pemberian pakan  pada umur 1 – 7 hari dilakukan sesering mungkin sedikit demi sedikit ( 1 hari bisa 5 kali). Hal ini untuk merangsang itik agar mau makan  terus menerus. Kondisi ini juga dimaksudkan sekaligus untuk memperhatikan itik kondisinya dapat terus dipantau. Apabila  ada itik yang kurang sehat atau kalah bersaing, segera dapat dipindahkan ke petak tersendiri ( karantina ).
·         Pakan harus dari pabrik yang sesuai dengan standart yaitu 511/BR 1 atau yang setara.
Pakan consentrat 511 diberikan pada umur itik 1 – 14 hari.
Pada usia 15 – panen kita beri pakan campuran.
Formula pakan 40 % concertrat, dan 60 % buatan sendiri dengan difermentasi menggunakan probitik SOC HSC.
Pemberian pakan dalam 1 hari adalah 3 kali, yaitu jam 7, 12, 4.
Tempat pakan harus dicuci hingga bersih dan dikeringkan sebelum digunakan kembali
·         Minum.
Selama itik makan buatan pabrik, untuk minum harus di beri 2,5 ml SOC dicampur 5 liter air.
Ø  Cara membuat campurannya :
a.       2.5 ml SOC dicampur 5 liter air.
b.      2 sendok makan gula pasir/gula merah dilarutkan dalam 1 gelas air.
c.       a dan b dicampur dan dibiarkan  minimal 15 menit baru diberikan pada itik.
d.      Pada saat malam hari tempat minum harus dikosongkan.
Semoga uraian ini bermanfaat dan apabila ada kekurangan harap maklum dan mohon dilengkapi sendiri. Jika Anda telah mempraktekkan maka anda akan mempunyai pngalaman tersendiri untuk mengatasi masalah-masalah yang ada.
Selamat mencoba….!!!
 

Bagaimana Cara Menjadi Pengusaha Muda yang sukses

1. Pilih usaha sesuai passion
Menurut Niki, calon wirausahawan wajib menganalisa diri dengan baik ketika memilih sebuah bisnis. Analisa tersebut menyangkut gairah hidup (passion) dan kemampuan Anda. Artinya, bisnis yang ingin Anda jalankan hendaknya sesuai dengan passion serta kemampuan Anda.
"Dua hal tersebut dapat menjadi kekuatan wirausahawan sehingga bisa fokus dalam menggerakkan roda bisnis," ungkapnya.
2. Bermimpi besar
Seorang calon wirausahawan harus mempunyai mimpi besar terhadap usaha yang bakal dijalaninya. Cita-cita itu dapat membawa Anda meraih satu tujuan untuk membuat bisnis tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu panjang.
"Perlu diingat, Anda mesti memilih usaha yang realistis dapat dikerjakan, karena hasil tidak langsung didapat," katanya.
3. Jangan ikut-ikutan tren
Bisnis yang didasari hanya karena terbawa arus tren kecenderungan tidak akan berumur panjang. Sebab calon wirausahawan yang seperti itu, biasanya hanya menjadikan usaha sebagai wadah untuk mengeruk keuntungan secara instan. Padahal membangun sebuah bisnis membutuhkan fundamental yang kuat.
"Jangan berpikir mau usaha, supaya bisa berkembang, dijual lalu cepat kaya. Seharusnya, calon wirausahawan yang sejati memiliki visi ke depan bagaimana caranya agar usaha yang dibangun dapat survive dan memperoleh hasil maksimal," tandas Niki.
4. Terjun langsung ke lapangan
Sebelum atau pun sesudah memulai bisnis, Anda harus berani terjun langsung ke lapangan menanyakan atau melakukan survei apa yang membuat konsumen itu pusing, susah bahkan sampai tidak bisa tidur.
"Dalam masalah konsumen, pasti ada kesempatan bagi calon wirausahawan. Inilah yang dinamakan positif thinking. Jika Anda berhasil memperoleh solusi dari kegalauan konsumen, itu bisa menjadi starting poin atau peluang bisnis yang bagus," kata dia.
5. Bertanggung jawab dan berani mengambil risiko
Ketika memutuskan untuk memulai usaha, Anda sudah harus siap menanggung segala risiko yang mungkin terjadi secara tiba-tiba.
"Saat menyandang sebagai entrepreneur, semua tanggung jawab akan berada di pundak Anda. Anda harus membangun dan mendukung tim yang solid, mengerjakan pekerjaan yang sebetulnya Anda tidak suka tapi tetap harus dilakukan," paparnya.
Niki mengungkapkan, sektor bisnis yang memiliki prospek cerah untuk saat ini dan masa akan datang bergerak di bidang perbankan, multi finance, asuransi, bisnis retail atau modern retail. (Fik/Igw)
Jika saya mempelajari kisah sukses Bill Gates dan Steve Jobs, contoh orang-orang yang sukses sejak masih muda, saya melihat ada 3 hal yang bisa kita tiru dari keberhasilan mereka. Pertama: dia sudah menetapkan tujuan sejak muda. Ya, dia sudah punya tujuan yang jelas dan spesifik sejak muda. Dia sudah mengetahui, bahkan sudah dalam angka dan berani menetapkan tujuan yang tinggi. Begitu juga dengan Steve Jobs yang memiliki visi yang jelas tentang bisnis komputer. Kedua: Belajar sejak muda. Anda akan sukses jika Anda mengetahui cara sukses. Gates dan Jobs belajar sejak mereka muda. Bill Gates sudah mengerti software dan ilmu bisnis semenjak remaja, begitu juga Steve Jobs memiliki banyak latar pengetahuan bahkan sampai pergi ke India untuk belajar. Ketiga: Mereka mulai bisnis sejak mudah. Steve Jobs memulai bisnis semenjak umur 21 tahunan. Billa Gates juga memulai bisnisnya saat berumur 20 tahun. Jika mulai cepat, maka suksesnya juga akan cepat. Jadi ada 3 kuncinya yaitu memiliki visi sejak muda, belajar sejak muda, dan memulai sejak muda. Inilah cara menjadi pengusaha muda yang sukses.

Selangkapnya di: http://www.zonasukses.com/blog/bagaimana-cara-menjadi-pengusaha-muda-yang-sukses/
Jika saya mempelajari kisah sukses Bill Gates dan Steve Jobs, contoh orang-orang yang sukses sejak masih muda, saya melihat ada 3 hal yang bisa kita tiru dari keberhasilan mereka. Pertama: dia sudah menetapkan tujuan sejak muda. Ya, dia sudah punya tujuan yang jelas dan spesifik sejak muda. Dia sudah mengetahui, bahkan sudah dalam angka dan berani menetapkan tujuan yang tinggi. Begitu juga dengan Steve Jobs yang memiliki visi yang jelas tentang bisnis komputer. Kedua: Belajar sejak muda. Anda akan sukses jika Anda mengetahui cara sukses. Gates dan Jobs belajar sejak mereka muda. Bill Gates sudah mengerti software dan ilmu bisnis semenjak remaja, begitu juga Steve Jobs memiliki banyak latar pengetahuan bahkan sampai pergi ke India untuk belajar. Ketiga: Mereka mulai bisnis sejak mudah. Steve Jobs memulai bisnis semenjak umur 21 tahunan. Billa Gates juga memulai bisnisnya saat berumur 20 tahun. Jika mulai cepat, maka suksesnya juga akan cepat. Jadi ada 3 kuncinya yaitu memiliki visi sejak muda, belajar sejak muda, dan memulai sejak muda. Inilah cara menjadi pengusaha muda yang sukses.

Selangkapnya di: http://www.zonasukses.com/blog/bagaimana-cara-menjadi-pengusaha-muda-yang-sukses/
Jika saya mempelajari kisah sukses Bill Gates dan Steve Jobs, contoh orang-orang yang sukses sejak masih muda, saya melihat ada 3 hal yang bisa kita tiru dari keberhasilan mereka. Pertama: dia sudah menetapkan tujuan sejak muda. Ya, dia sudah punya tujuan yang jelas dan spesifik sejak muda. Dia sudah mengetahui, bahkan sudah dalam angka dan berani menetapkan tujuan yang tinggi. Begitu juga dengan Steve Jobs yang memiliki visi yang jelas tentang bisnis komputer. Kedua: Belajar sejak muda. Anda akan sukses jika Anda mengetahui cara sukses. Gates dan Jobs belajar sejak mereka muda. Bill Gates sudah mengerti software dan ilmu bisnis semenjak remaja, begitu juga Steve Jobs memiliki banyak latar pengetahuan bahkan sampai pergi ke India untuk belajar. Ketiga: Mereka mulai bisnis sejak mudah. Steve Jobs memulai bisnis semenjak umur 21 tahunan. Billa Gates juga memulai bisnisnya saat berumur 20 tahun. Jika mulai cepat, maka suksesnya juga akan cepat. Jadi ada 3 kuncinya yaitu memiliki visi sejak muda, belajar sejak muda, dan memulai sejak muda. Inilah cara menjadi pengusaha muda yang sukses.

Selangkapnya di: http://www.zonasukses.com/blog/bagaimana-cara-menjadi-pengusaha-muda-yang-sukses/